HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 18.206.13.28
Pengunjung : 332.116


Newsflash :
MEMPERTIMBANGKAN SITUASI PANDEMI COVID-19, PEMBERLAKUAN PSBB DKI JAKARTA, DAN DEMI KELANCARAN OPERASIONAL SEKOLAH MAKA YAYASAN TARAKANITA MEMUTUSKAN MELAKUKAN PENUNDAAN RELOKASI SD TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 1 KE JL. PULO RAYA IV/17, DAN SMK TARAKANITA KE JL. WOLTER MONGINSIDI 118. RELOKASI AKAN DILAKUKAN 1 JANUARI 2021. UNTUK KBM SEMESTER I 2020-2021 AKAN TETAP DILAKSANAKAN DI LOKASI SEKOLAH SAAT INI.             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA No : 128/BP.keb/YT/IV/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH ( PJJ ) PESERTA DIDIK, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 30 APRIL 2020. MASUK SEKOLAH KEMBALI TANGGAL 4 MEI 2020, DENGAN CATATAN SITUASI DAN KONDISI SUDAH MEMUNGKINKAN.             |             2. KARYAWAN KANTOR PUSAT, KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH TARAKANITA TANGERANG, SURABAYA, JAKARTA MELAKUKAN PEKERJAAN DARI RUMAH ( WORK FROM HOME ) SECARA PENUH TANGGAL 15 - 24 APRIL 2020, DAN MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING DIMULAI PADA TANGGAL 27 APRIL 2020. KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH DI BENGKULU, LAHAT, JAWA TENGAH, DAN YOGYAKARTA MULAI TANGGAL 15 APRIL 2020 MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING ( BERGANTIAN ). TERIMA KASIH             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.             |             SEHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MAKA OPERASIONAL DI KANTOR PUSAT - KANTOR WILAYAH - SEKOLAH TARAKANITA, DITIADAKAN MULAI TANGGAL 20 MARET S/D 29 MARET 2020. SELANJUTNYA PROSES BELAJAR MENGAJAR DILAKUKAN JARAK JAUH DAN LAYANAN OPERASIONAL DENGAN WORK FROM HOME. TERIMA KASIH

Artikel :



Kita Bisa Menjadi Pahlawan dengan Sederhana


Senin; 02 December 2019 [TIM WEB, SMP TARAKANITA SOLO BARU] - Artikel Umum

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Tertulis dalam Wikipedia, pahlawan (berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (:phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya membela kebenarat, atau pejuang yang gagah berani. Berangkat dari pengertian ini, bisa dikatakan bahwa orang yang memiliki sifat pahlawan adalah orang yang memiliki keberanian, keteguhan dan daya juang, kerelaan berkorban dan integritas.

 

Dalam konteks memperjuangkan kemerdekaan, sebutan pahlawan pejuang kemerdekaan merujuk pada orang-orang yang angkat senjata untuk berperang melawan penjajah demi kemerdekaan bangsa. Dalam kerangka mencerdaskan kehidupan bangsa, sebutan pahlawan tanda jasa ditujukan pada guru yang menjadi pendamping utama ketika para siswa belajar di sekolah. Dalam kaitannya dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, sebutan pahlawan lingkungan hidup disematkan bagi mereka yang peduli secara konsisten dan kontinyu menjaga kelestarian lingkungan hidup.

 

“Aku Pahlawan Masa Kini” adalah tema peringatan Hari Pahlawan 2019. Dapat tertangkap jelas dari tema itu bahwa siapa saja bisa jadi pahlawan. Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, saat membacakan pesan Kemensos, Menristek Bambang Brodjonegoro manyampaikan, “Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019: Aku Pahlawan Masa Kini,"

 

Memperhatikan sejarah bangsa, kita diajak mengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati bukanlah tanpa perjuangan. Berbagai bentuk pengorbanan, harta, benda, bahkan nyawa, diberikan dengan penuh kerelaan. Itu semua dilakukan demi satu cita, merdeka.

 

Semangat juang dan rela bekorban yang sudah ditunjukkan dan diberikan oleh para pendahulu kita, hendaknya menjadi semangat yang menyala dalam hati kita. Dalam kesempatan yang sama, Menristek menegaskan, “"Kita juga menumbuhkan semangat kepahlawanan dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan membawa nama harum bangsa di mata internasional."

“Aku Pahlawan Masa Kini” memberikan kesempatan yang sangat terbuka bagi kaum muda untuk menjadi pahlawan melalui tindakan-tindakan baik yang nyata, meski sederhana. Ketika terjadi bencana, kita bisa melibatkan diri membantu saudara yang terkena musibah. Untuk menjaga kesatuan bangsa, kita bisa melakukannya dengan tidak menyebarkan ‘hoax’ yang memprovokasi dan melemahkan ikatan persaudaraan. Dalam kaitannya dengan hidup bersama, kita bisa berkontribusi dengan menjaga ketertiban umum dan tidak berbuat anarkis.

 

Dalam lingkup Tarakanita, nilai-nilai ke-Tarakanita-an membantu kita untuk mewujudnyatakan ‘kita bisa menjadi pahlawan dengan sederhana’. Berbela rasa mengajak kita peduli. Peduli mendorong kita untuk membangun sikap rela berbagi. Berbagi tidak harus memberikan sesuatu yang luar biasa. Kerelaan membagikan kebisaan kita menjadi sesuatu yang bermakna ketika kita lakukan dengan tulus dan memberikan manfaat bagi teman kita. Kita sudah bisa menjadi pahlawan bagi teman kita. Kita bisa menjadi pahlawan (mulai dengan menjadi pahlawan bagi diri sendiri) dengan mensyukuri ‘kebisaan’ yang ada dalam diri kita dan mengembangkannya, lebih jauh lagi berprestasi dengan ‘kebisaan’ kita. Dalam hidup bersama, kita tidak lepas dari peraturan. Melaksanakan tata tertib dengan baik bisa menjadi bukti nyata kita berjiwa pahlawan. Menjalankan tata tertib bukan sekedar patuh dan taat aturan. Di situ kita menunjukkan jiwa besar menghargai orang lain. Menjaga fasilitas bersama pun menjadi perwujudan nyata jiwa kepahlwanan kita. Kita tidak melulu mengedepankan kepentingan diri. Tindakan menjaga milik bersama mencerminkan semangat ugahari – bersahaja, menerima dan menggunakan apa yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Sungguh berjiwa besar.

 

Kita bisa menjadi pahlawan dengan sederhana ….

 

 

Albertus Budi Prasetyo

SMP Tarakanita Solo Baru







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :