HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 34.231.21.123
Pengunjung : 292.532


Newsflash :
            |             PROFICIAT KPD SMA TARAKANITA 2 JKT YG TELAH MERAIH JUARA 1 LOMBA FILM PENDEK, JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER TINGKAT KOTA JAKARTA UTARA (AGUSTUS 2019)             |                         |             PROFICIAT UTK SD TAR.5 JKT YG MEMPEROLEH PENGHARGAAN DARI MUSEUM REKOR DUNIA INDONESIA (MURI) PADA SABTU (12/1/2019) ATAS PRESTASI MEMBUAT KERTAS TERBANYAK DARI BAHAN KERTAS DAUR ULANG OLEH PELAJAR             |             SELAMAT KPD SD TARAKANITA 5 JKT YG TELAH MERAIH PRESTASI JUARA FAVORITE GREENMECH, JUARA 2 GREENMECH, JUARA 2 ROBOT FOR MISSION DLM KOMPETISI NASIONAL 2018 GREENMECH & RTM(ROBOT FOR MISSION)YG DISELENGGARAKAN OLEH RUMAH EDUKASI DI UNIV.TARUMANEGARA PD 19/5/18             |             Proficiat kpd Wilhelmine Maria Loe dan Anna Maria Agra Nathanniela(SMA Stella Duce 1, Yogyakarta)yg memperoleh nilai tertinggi dan peringkat 3 UNBK SMA 2018 Jurusan Bahasa dan Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta             |             PROFICIAT KPD LIDIA SANTOSO ( SMA STELLA DUCE 1, YOGYAKARTA ) YG MEMPEROLEH NILAI TERTINGGI UNBK SMA 2018 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA             |             SISWA - SISWI SD, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018             |             SISWA - SISWI SMP, SELAMAT MENEMPUH UNBK 2018             |             UNTUK PUTRA - PUTRI SMA, SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL 2018

Artikel :



Terkikisnya Semangat Sumpah Pemuda


Selasa; 29 October 2019 [TIM WEB, SMP TARAKANITA SOLO BARU] - Artikel Umum

Terkikisnya Semangat Sumpah Pemuda

Bulan Oktober mengingatkan saya pada peristiwa bersejarah Bangsa Indonesia 88 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 yang hingga kini kita peringati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda merupakan peristiwa penting yang mampu membakar semangat pemuda-pemudi dari seluruh Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke, karena para pemuda pernah bersumpah kepada Indonesia akan bersatu dalam tumpah darah, bangsa, dan bahasa. Dengan satu tekad dan pandangan yang sama para pemuda tersebut mengadakan beberapa pertemuan. Pertemuan tersebut tidak akan terjadi tanpa dilandasi tekad yang kuat dan visi yang sama, yaitu persatuan pemuda Indonesia. Mereka melakukan tiga kali pertemuan dan dihadiri seluruh barisan pemuda Indonesia. Pertemuan itu pun menghasilkan keputusan bahwasanya akan dilaksanakannya kongres pada bulan Oktober dengan susunan panitia yang diambil dari setiap organisasi pemuda yang ada. Setiap organisasi memiliki masing-masing satu jabatan. Selain organisasi PPPI, banyak organisasi pemuda yang ikut terlibat diantaranya yaitu Jong Java, Jong Celebes, Jong Soemantranen Bond serta organisasi lainnya. Kongres sumpah pemuda yang dilaksanakan dua hari berturut-turut yakni tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928 merupakan awal perjuangan baru untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Lagu Indonesia Raya ciptaan W.R Supratman pun berkumandang di penutupan kongres tersebut.

Walau waktu terus berlalu dan zaman berganti namun janji tersebut akan selalu menuntut bukti. Bahwa pemuda akan selalu menghaturkan bakti memastikan Sumpah Pemuda tetap relevan hingga kini. Perjuangan mereka adalah inspirasi yang sangat tepat bagi kita generasi yang lahir di era teknologi yang tumbuh dengan cepat bahkan sangat terlalu cepat. Khususnya saat ini kita dimanjakan dengan pesatnya pertumbuhan teknologi khususnya informasi. Setiap pribadi mempunyai akses yang sangat luas bahkan tidak terbatas dan bebas untuk mendapatkan segala bentuk informasi entah itu informasi yang valid ataupun hoax.

Baru-baru ini dunia sepak bola Indonesia dicoreng dengan adanya kerusuhan setelah pertandingan antara PSM Jogja melawan PERSIS Solo yang mana mengakibatkan banyak kerugian, Senin (21/10/2019). Masalah tersebut dipicu dengan kurang nya rasa sportivitas di kedua pihak yang berimbas ke penonton.  Hal ini sangat berbanding terbalik dengan cita-cita sumpah pemuda yang di ikrarkan 88 tahun lalu. Sebagian besar pelaku kerusuhan adalah generasi generasi muda yang harusnya diharapkan membawa Indonesia dalam persatuan. Selain peristiwa kerusuhan tersebut, kekerasan yang dilakukan oleh remaja Indonesia marak terjadi saat ini. Kekerasan yang dilakukan antar kelompok menjadi fenomena sosial yang tidak kunjung usai. Gagalnya sosialisasi yang dilakukan oleh keluarga menjadi penyebab banyak remaja lebih memilih menjadikan lingkungan sosial pertemanan untuk dijadikan sebagai keluarga barunya.

Oleh karena itu pentingnya menanamkan kembali rasa persatuan dan kesatuan di dalam diri para pemuda. Dengan adanya pendidikan tentu penanaman nilai-nilai moral akan tertatanam, pandangan akan terbuka, dan waktu akan lebih banyak dihabiskan untuk mengenyam pendidikan. Pemuda Indonesia akan mampu berpikir secara kritis dan berpendirian secara teguh pada prinsip yang sejatinya benar. Berjuang bukan lagi dengan otot (kekerasan) namun menggunakan nalar dan opini. Masyarakat juga harus berkontribusi dalam menjaga generasi muda saat ini. Keluarga memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai kepada anak sejak dini. Keluarga harus mampu membentuk lingkungan yang nyaman bagi seorang anak, sehingga anak tidak segan untuk membuka dirinya. Komunikasi yang efektif harus terjalin di dalam keluarga guna meminimalisir terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh anak. Pengawasan terhadap anak terutama lingkungan pertemanan dan penggunaan teknologi harus dilakukan secara progresif guna mencegah pontensi kenakalan remaja.


                                                                                           Anastasia Dhian Maulana Sari, SS







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :